🐆 Kelangsungan Hidup Organisme Melalui Kemampuan Bereproduksi
SoalIPA SMP Kelas 9 Semester 1 Kelangsungan Hidup Mahluk Hidup A. Adaptasi adalah kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan dan mempertahankan diri terhadap lingkungan. Berikut ini kakak admin bagikan Soal IPA Kelas 6 Bab 1 Ciri-ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungannya. Ciri Khusus Tumbuhan untuk Memenuhi Kebutuhan Hidupnya.
Memahamimanfaat keanekaragaman hayati B. KOMPETENSI DASAR : 3.3 Mendeskripsikan ciri-ciri Divisio dalam Dunia Tumbuhan dan peranannya bagi kelangsungan hidup di bumi C. TUJUAN : Siswa mampu menjelaskan ciri-ciri, siklus hidup, klasifikasi, dan peranan tumbuhan berbiji (Spermatophyta) melalui observasi langsung berbagai jenis tumbuhan berbiji D
Kelangsunganhidup organisme dapat dilihat dari kemampuan makhluk hidup untuk bertahan hidup dan berkembang biak. Jika suatu spesies makhluk hidup tidak pernah berkembang biak, maka kemungkinan besar spesies itu akan punah. Kelangsungan hidup organisme dipengaruhi oleh kemampuan adaptasi, seleksi alam, perkembangbiakan, dan
4Parasit Obligat: Fakta Mendetail Di Sekitarnya. Parasit adalah organisme yang cenderung mencintai di dalam atau pada hewan lain untuk kelangsungan hidupnya dan hubungan ini disebut parasitisme. Parasit obligat adalah parasit di mana organisme tidak dapat menyelesaikan siklus hidup tanpa mengeksploitasi inang secara khusus.
Pembangunanberkelanjutan : upaya sadar dan terencana yang memadukan unsur lingkungan hidup, untuk menjamin kemampuan, kesejahteraan, dan mutu hidup saat ini dan generasi yang akan datang. Penambangan : usaha yang dilakukan sebagai bentuk upaya eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam yang terkandung di alam sebagai potensi bagi kehidupan
Kemampuanadaptif organisme inilah yang membantu organisme dalam evolusi melalui seleksi alam. Evolusi biologis. Sederhananya, itu berarti keturunan yang lebih dari sebuah spesies akan lahir dari kemungkinan untuk bertahan hidup cukup lama untuk bereproduksi. Kompetisi: Sumber daya habitat – seperti daun tanaman dimakan kumbang
Faktorabiotik mempengaruhi kemampuan organisme untuk bertahan hidup dan bereproduksi. Faktor pembatas abiotik membatasi pertumbuhan populasi. Mereka membantu menentukan jenis dan jumlah organisme yang ada dalam lingkungan. Faktor biotik adalah hal-hal yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi organisme dalam lingkungan hidup.
Reproduksiaseksual pada hewan merupakan kemampuan hewan untuk menghasilkan keturunan yang baru untuk mempertahankan dan melestarikan jenisnya agar tidak punah tanpa melakukan perkawinan. Beberapa hewan melakukan reproduksi aseksual karena bagian dari siklus hidupnya dan beberapa karena pengaruh lingkungan yang ekstrem.
Organismehidup mengalami metabolisme, mempertahankan homeostasis, memiliki kemampuan untuk tumbuh, menanggapi rangsangan, bereproduksi, dan—melalui seleksi alam—beradaptasi dengan lingkungan mereka dalam generasi berturut-turut. Organisme hidup yang lebih kompleks dapat berkomunikasi melalui berbagai cara.
. Kelangsungan Hidup Organisme Artikel Materi IPA SMP/MTs Kelas 9 ✓ Dalam upaua untuk menjaga kelangsungan hidupnya, maka makhluk hidup harus melakukan sesuatu. Cara untuk melangsungkan kehidupan suatu organisme antara lain dengan beradaptasi terhadap lingkungan dan berkembang biak reproduksi. Bagi makhluk hidup yang tidak dapat menyesuaiakan diri terhadap lingkungannya maka akan terjadi seleksi alam. Daftar Isi 1. Adaptasi Adaptasi Morfologi Adaptasi Fisiologi Adaptasi Tingkah laku 2. Seleksi Alam 3. Perkembangbiakan Perkembangbiakan Vegetatif Perkembangbiakan Generatif Kelangsungan Hidup Organisme Artikel Materi IPA SMP/MTs Kelas 9 1. Adaptasi Salah satu ciri dari makhluk hidup yaitu melakukan adaptasi. Mengapa makhluk hidup perlu adaptasi? yaitu agar makhluk hidup bisa bertahan hidup. PENGERTIAN ADAPTASI adalah kemampuan organisme/makhluk hidup untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungannya. Jika lingkungan mengalami perubahan, makhluk hidup harus dapat menyesuaikan diri. Berikut adalah macam - macam adaptasi yaitu adaptasi morfologi, adaptasi fisiologi, dan adaptasi tingkah laku. a. Adaptasi Morfologi Pengertian adaptasi morfologi adalah penyesuaian diri makhluk hidup yang berkaitan dengan bentuk luar dan organ dalam tubuh makhluk hidup. Sebagai contoh adaptasi morfologi adalah perbedaan dalam hal bentuk paruh burung finch di kepulauan Galapagos. Penyebab perbedaan bentuk paruh tersebut disebabkan oleh adanya perbedaan makanan yang diperoleh di lingkungannya Keterangan gambar a paruh burung finch Geospiza dapat dipakai untuk meremukkan biji, memegang dan juga untuk memakan buah b paruh burung finch Pinaroloxias umumnya dipakai untuk mematuk dan memegang serangga c paruh burung finch Certhidea dipakai untuk mencukil atau menggali bagian dalam batang kaktus. Pada mulanya burung finch berasal dari satu spesies. Adaptasinya terhadap makanan menyebabkan burung finch dibedakan menjadi beberapa kelompok, antara lain kelompok pemakan buah, serangga, kaktus, dan biji. b. Adaptasi Fisiologi Pengertian adaptasi fisiologi adalah adaptasi yang berkaitan dengan fungsi - fungsi dalam tubuh suatu makhluk hidup. Oleh sebab itu, setiap makhluk hidup bisa menempati suatu lingkungan yang sesuai dengan keadaan fisiologi makhluk hidup tersebut. Sebagai contoh adaptasi fisiologi pada ikan air tawar, cairan dalam tubuh ikan air tawar mengandung kadar garam yang lebih tinggi dari pada air di lingkungannya. Sehingga air di lingkungannya akan masuk ke dalam tubuh ikan secara osmosis. Tubuh ikan akan dipenuhi dengan air, sebagai bentuk adaptasinya maka ikan akan sedikit minum. Air yang banyak terdapat dalam tubuh ikan, akan dikeluarkan dalam bentuk urine yang encer. Dengan seringnya mengeluarkan urine, maka cairan dalam tubuh ikan berkurang. Keluarnya urine di tubuh ikan adalah bentuk adaptasi fisiologi ikan air tawar terhadap lingkungannya. Bagaimana untuk adaptasi ikan air laut, apakah sama dengan ikan air tawar? Contoh adaptasi fisiologi yang lainnya adalah pada lambung hewan herbivora terjadi simbiosis mutualisme yang terjadi antara lambung hewan dengan bakteri penghasil enzim selulose. Oleh karena simbiosis ini, memungkinkan rumput dan tumbuhan berserat lainnya supaya bisa dicerna secara baik. Bentuk lain dari adaptasi fisiologis yaitu kamuflase dan mimikri. Tujuan dari hewan melakukan kamuflase atau mimikri yaitu dalam upaya untuk mempertahankan diri dari mangsa. Apa pengertian kamuflase itu? Kamuflase adalah penyamaran diri dengan kondisi di sekitarnya sehingga akan menyerupai benda tidak hidup. Sebagai contoh kamuflase yaitu pada belalang sembah, mempunyai tubuh yang menyerupai daun, oleh karenanya tidak akan terlihat oleh pemangsa. Apa pengertian mimikri? Mimikri adalah peniruan bentuk tubuh suatu hewan terhadap hewan yang lain. Contohnya mimikri adalah pada ulat yang mempunyai ekor dengan penampilan yang mencolok dan terlihat mirip dengan predator, sehingga dengan demikian pemangsa tidak ada yang menghampiri. c. Adaptasi Tingkah laku Pengertian adaptasi tingkah laku adalah adaptasi yang berkaitan dengan tingkah laku suatu makhluk hidup sebagai tanggapan atas keadaan lingkungannya. Contoh adaptasi tingkah laku adalah terdapat beberapa jenis burung tertentu yang melakukan perpindahan dari daerah bermusim dingin ke daerah yang bermusim panas. Ada juga hewan yang lebih memilih tidur untuk jangka waktu yang lama selama musim dingin, misalnya yang terjadi pada beruang kutub. Contoh adaptasi tingkah laku yang lainnya pada ikan paus dan ikan lumba-lumba. Keduanya merupakan hewan mamalia air yang mempunyai kelenjar susu dan bernapas dengan menggunakan paru-paru. Oleh sebab itu, pada waktu ikan paus dan ikan lumba-lumba akan bernapas, maka mereka akan muncul ke permukaan sambil menyemburkan air lewat lubang tiup yang letaknya berada di bagian atas kepala. Pada saat tersebut, ikan paus dan ikan lumba-lumba menghirup oksigen sambil mengeluarkan air sebagai hasil sampingan proses pernapasannya. 2. Seleksi Alam Pada jaman sekarang dinosaurus tidak ditemukan lagi, mengapa? Salah satu dugaan menyatakan bahwa pada saat kehidupan dinosaurus tersebut, banyak asteroid atau meteorit benda-benda langit yang menabrak bumi sehingga kondisi tersebut membuat iklim yang ekstrim. Dengan iklim yangg ekstrim tersebut menjadikan banyak makhluk hidup yang tidak bisa bertahan hidup. Sekarang ini, kita mengenal ada lima benua, antara lain benua Asia, Afrika, Amerika, Australia, dan Eropa. Pada zaman dulu kondisi benua di bumi ini tidaklah seperti yang ada sekarang. Pergerakan dari lempeng benua diduga merupakan faktor penyebab terjadinya perubahan keadaaan di bumi. Meskipun terjadi perbedaan pendapat mengenai penyebab punahnya makhluk hidup yang hidup di jaman dahulu, tetapi terdapat juga persamaan pendapat di antara mereka yaitu yang menyatakan bahwa kondisi bumi yang jauh berbeda dengan keadaan yang ada sebelumnya, itulah yang menyebab kan banyak makhluk hidup mati. Kondisi alam yang berubah iku tserta menyeleksi keberadaan makhluk hidup. Bagi yang mempunyai kemampuan beradaptasi yang tinggi, mereka akan mampu bertahan hidup. Namun bagi makhluk hidup yang tidak mampu beradaptasi, mereka tidak akan bertahan hidup. Teori tersebut dinamakan “Seleksi Alam” yang dikemukakan oleh Charles Darwin di 1859 dalam bukunya yang berjudul The Origin of Species by Means of Natural Selection. Menurut Charles Darwin, bahwa hewan zarapah yang mempunyai leher panjang adalah hasil seleksi alam. Pada mulanya terdapat dua jenis, yaitu zarafah leher pendek dan zarafah leher panjang. Untuk zarafah yang lehernya pendek tidak bisa mengambil makanan berupa daun-daun pada pohon yang tinggi. Sedangkan untuk zarafah leher panjang dapat dengan mudah mengambil makanan pada pohon yang tinggi. Sebagai akibatnya, hewan zarafah leher pendek tidak memperoleh makanan hingga akhirnya menjadi mati. Adapun zarafah leher panjang dapat bertahan hidup sampai waktu sekarang ini. Contoh seleksi alam lainnya yaitu terdapat 2 populasi burung yaitu burung A dan B yang keduanya masih kerbat dekat. Burung A makanannya hanya buah-buahan saja, sedangkan untuk burung B makannnya yaitu buah-buahan dan serangga. Jika terjadi hama yang menyerang buah-buahan maka burung A akan kekurangan makanan sedangkan burung B masih ada serangga. Hal ini membuat burung A akan kekurangan makanan dan kemungkinan akan mati, sedangkan untuk burung B masih mempunyai kesempatan hidup dengan makan serangga. Adaptasi tidak berarti bahwa suatu makhluk hidup bisa langsung berubah jika kondisi lingkungan berubah. Adaptasi adalah kemampuan yang dimiliki oleh makhluk hidup tertentu sebab mempunyai ciri yang sesuai untuk suatu keadaan tertentu dan bisa diturunkan kepada keturunannya. Jangan dibayangkan misalnya bebek yang dipindahkan dari lingkungan berair ke gurun pasir selaput jari kakinya lama-kelamaan akan hilang. Sebetulnya keadaan setiap makhluk hidup telah adaptif terhadap lingkungannya pada saat tertentu. jika keadaan makhluk hidup tersebut tidak adaptif terhadap lingkungannya, maka makhluk hidup tidak akan bertahan hidup. Untuk contohnya, tubuh ikan yang dilengkapi dengan sirip, tubuh yang licin berlendir, dan bernapas dengan insang merupakan kondisi yang adaptif untuk hidup di dalam air. 3. Perkembangbiakan Cara untuk kelangsungan hidup organisme selain beradaptasi, yaitu dengan berkembang biak bereproduksi. Proses perkembangbiakan pada makhluk hidup bisa dilakukan di antaranya dengan cara beranak, bertelur, bertunas, mengeluarkan spora, dan membelah diri. Secara umum, perkembangbiakan dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu a. perkembangbiakan secara vegetatif dan b. perkembangbiakan secara vegetatif generatif. a. Perkembangbiakan Vegetatif Pengertian reproduksi secara vegetatif adalah perkembangbiakan yang terjadi pada smakhluk hidup tanpa melalui proses perkawinan atau peleburan antara sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. Keterangan a Umbi akar pada tanaman wortel. b Rimpang pada tanaman lengkuas. c Bulbus pada tanaman bawang. Reproduksi secara vegetatif bisa terjadi pada makhluk hidup tingkat rendah dan tingkat tinggi tumbuhan. Contoh perkembangbiakan vegetatif yaitu dengan bertunas, membentuk spora, dan membelah diri. Proses tersebut terjadi pada makhluk hidup tingkat rendah. Makhluk hidup yang berkembang biak dengan membentuk spora, misalnya saja yang terjadi pada jamur, lumut, dan paku dalam fase sporofitnya. Membelah diri umumnya terjadi atau dilakukan oleh makhluk hidup bersel satu, misalnya yang terjadi pada Amoeba, Euglena, dan juga Paramaecium. Sementara, untuk makhluk hidup yang berkembang biak dengan cara bertunas, misalnya yang terjadi pada Hydra dan cocor bebek tunas daun. Reproduksi vegetatif juga bisa dilakukan oleh tumbuhan tingkat tinggi. Misalnya saja denga membentuk rimpang, stolon, umbi batang, umbi akar, dan bulbus. Untuk perkembangbiakan vegetatif yang dengan bantuan manusia misalnya dilakukan dengan cara mencangkok, setek batang, setek daun, dan merunduk. Hydra b. Perkembangbiakan Generatif Pengertian reproduksi secara generatif adalah perkembangbiakan yang terjadi pada makhluk hidup melalui proses perkawinan atau diawali peleburan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina pembuahan. Hasil dari pembuahan ada yang langsung menghasilkan anak, namun ada pula yang menghasilkan telur. Hewan yang bertelur mengeluarkan calon anaknya yang masih berada di dalam telur untuk kemudian ditetaskan di luar tubuh induknya. Hewan yang beranak, seperti halnya pada hewan mamalia, mengeluarkan anaknya dengan cara melahirkan. Pada tumbuhan, reproduksi generatif diawali dengan proses penyerbukan untuk selanjutnya menghasilakn biji. Gamet jantan tumbuhan bisa sampai ke gamet betinanya karena adanya bantuan angin, air, serangga, atau bisa juga dibantu oleh manusia. Hal tersebut biasanya didukung oleh struktur bunga. Serbuk sari yang tersingkap keluar dari mahkota bunga tanpa sengaja bisa terbawa oleh angin, air, dan serangga. Sebagai contoh hewan kupu-kupu, dan lebah tanpa sengaja bisa membawa serbuk sari pada saat mengisap madu dari bunga. Serbuk sari tersebut menempel pada tubuhnya. Hal tersebut dimungkinkan terjadi jika tangkai sari bunga yang diisapnya cukup panjang. Siklus hidup tumbuhan Angiospermae Penyerbukan yang dilakukan dengan bantuan manusia umumnya dilakukan pada tanaman yang sulit mengalami penyerbukan sendiri. Contoh perkembangan generatif dengan bantuan manusia yaitu pada tanaman tersebut vanili. Selengkapnya tentang materi pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam kelas IX dapat di lihat melalui link berikut ini >>> Rangkuman Materi Pelajaran IPA SMP/ MTs Kelas 9 Baca juga Sistem Koordinasi dan Alat Indra Manusia dan Sistem Reproduksi pada Manusia Demikian artikel yang berjudul Kelangsungan Hidup Organisme Artikel Materi IPA SMP/MTs Kelas 9 yang semoga bermanfaat. Terimakasih.
Daftar isiReproduksi hewanPerkembangbiakan hewan secara vegetatif tidak kawinPerkembangbiakan hewan secara generatif kawinReproduksi pada tumbuhanPerkembangbiakan vegetatif buatanPerkembangbiakan vegetatif alamiPerkembangbiakan tumbuhan secara generatif kawinKelangsungan hidup organisme dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu adaptasi, seleksi alam, dan kemampuan hidup. Makhluk hidup dilengkapi dengan kemampuan berkembangbiak untuk menjaga spesiesnya dari hewanHewan berkembangbiak secara vegetatif dan hewan secara vegetatif tidak kawinMembelah diri, membelah menjadi dua individu baru yang identik atau sama. Contohnya hewan bersel satu, seperti bakteri, ganggang, amoeba, dan membentuk tunas dan kemudian akan membesar dan membiasakan diri, Contoh Hydra dab hewan contohnya hewan bersel satu memutuskan bagian tubuh tertentu dan menjadi indivdu baru seperti cacing hewan secara generatif kawinFertilisasi adalah perkembangbiakan yang terjadi ketika pembuahan antara sel kelamin jantan sprema dengan sel kelamin betina ovum. Berdasarkan tempat pertumbuhan janinnya, makan hewan di kelompokkan menjadi 3 kelompok, yaitu Vivipar, adalah hewan yang melahirkan anak. Contoh kelompok hewan mamalia seperti lumba-lumba, paus, dugong, kelelawar, harimau, sapi, tupai, kera, dan adalah hewan yang berkembangbiak dengan mengeluarkan telur di luar tubuh induk betina. Contohnya ikan, amfibia, unggas burung, ayam, itik, angsa, dan penguin serta sebagian reptil buaya, komodo, cecak, ular, piton, penyu.ovovivipar, adalah bertelur dan beranak. Contohnya adalah ikan jiu, ikan pari, kadal, kuda laut, dan pada tumbuhanReproduksi tumbuhan adalah proses di mana tumbuhan memperoleh organisme baru yang sesuai induknya. Perkembangbiakan tumbuhan terbagi menjadi 2 yaitu vegetatif dan vegetatif buatanPerkembangbiakan vegetatif buatan adalah perkembangbiakan secara tidak kawin, yang dilakukan melalui bantuan manusia. Biasanya hanya tanaman tertentu saja yang sengaja dikembangbiakkan dengan buatan terdiri dari beberapa cara, yaitu Setek, menanam bagian dari tanaman ke dalam tanah, seperti setek batang pada bambu, tebu atau ketela pohon. setek daun misalnya pada cocor cara pembiakan dengan mengelupas bagian kulit kayu batang sampai ke lapisan kambium kemudian diberi tanah dan ditutup sampai muncul akar. Keuntungan mencangkok adalah sifat anak sama dengan induk dan cepat berbuah. Sedangkan kerugiannya adalah akar serabut sehingga mudah enten, memotong ujung batang tanaman satu kemudian disambungkan ke batang tanaman yang lain. Menyambung bertujuan menggabungkan dua sifat unggul dari individu yang okulasi, menggabungkan mata tunas suatu tumbuhan pada batang tumbuhan lain, bertujuan menggabungkan dua tumbuhan berbeda sifatnya. Nantinya, akan dihasilkan tumbuhan yang memiliki dua jenis buah atau bunga yang berbeda sifat. Contohnya okulasi bunga mawar menghasilkan dua warna yang merupakan proses menimbun batang tumbuhan ke dalam tanah. Pada batang yang ditimbun tersebut diharapkan tumbuh akar. Contohnya arbei, apel, tebu, stroberi, dan vegetatif alamiVegetatif alami atau perkembangan vegetatif alami adalah sebuah proses memperbanyak diri. Vegetatif alami ini terjadi secara non seksual. Dalam arti lain, dilakukan secara alami tanpa melibatkan campur tangan dari manusia. Vegetatif alami dapat terjadi pada alami dibedakan menjadi beberapa cara Spora, contohnya tumbuhan lumut, paku, dan berbagai macam tunas batang bambu, tebu, dan pisang tunas adventif akarsukun, cemara, kesemek tunas dauncocor bebek dan batang yang menjalar di atas tanah. Contoh rumput teki, stroberi, dan tinggal/rizoma/rimpang, batang yang menjalar di bawah tanah, dapat berumbi untuk menyimpan makanan maupun tidak berumbi. Contoh kunyit, jahe, kencur, tumbuhan paku, dan lapis bulbus, sejenis umbi berbentuk dari tumpukan pangkal daun yang tersusun rapi dan rapat. Contohnya bawang, bunga lili, tulip, dan batang tuber, batang yang tumbuh di dalam tanah dan ujungnya menggelembung menjadi umbi. Contohnya kentang dan akar, akar yang membesar berisi cadangan makanan. Jika umbi uni ditanam bersama dengan pangkal batang makan akan tumbuh tunas. Contohnya wortel, lobak, dan tumbuhan secara generatif kawinPerkembangbiakan generatif adalah perkembangbiakan yang ditandai adanya peleburan sel kelamin jantan dan betina. Pada tumbuhan perkembangbiakan ini bisa dibantu oleh angin, hewan, air, dan manusia. Perkembangbiakan tumbuhan generatif terbagi menjadi dua, yaitu Penyerbukan, adalah jatuhnya serbuk sari yang mengandung sel kelamin jantan di kepala yaitu peleburan sel kelamin atau spermatozoid dengan sel kelamin betina atau sel telur. Hasil dari pembuahan adalah zigot. Zigot berkembang yang bakal menjadi biji dan berkembangbiak menjadi biji dan bakal menjadi buah dan berkembang menjadi daging buah.
1. Perkembangbiakan organisme atau makhluk hidup yang tidak melalui perkawinan disebut ….a. vegetatif b. generatifc. tunas d. melahirkan2. Contoh organisme atau makhluk hidup yang berkembangbiak secara vegetatif, yaitu ....a. kerbau b. sapic. kucing d. pisang3. Dua unsur terpenting dalam suatu kromosom adalah ….a. Gen dan DNAb. Gen dan RNAc. DNA dan RNAd. inti sel dan gen4. Pada saat kromosom suatu sel menebal sebenarnya sedang ….a. membuat duplikatb. menuju kematianc. membentuk bakal makhluk hidupd. membentuk gen5. Bentuk paruh burung yang panjang dan tebal menunjukkan adanya adaptasi secara ....a. fisiologi c. tingkah lakub. morfologi d. biologi6. Hewan yang tidak melakukan adaptasi tingkah laku adalah ….a. bunglon c. rayapb. cumi-cumi d. capung7. Jumlah sel darah merah pada manusia yang hidup di dataran tinggi lebih banyak jika dibandingkan dengan orang yang berada di dataran rendah. Hal ini menunjukkan terjadinya adaptasi ….a. morfologi c. fisiologib. tingkah laku d. biologi8. Alat indera pada ikan yang berfungsi sebagai alat untuk mengetahui besar kecilnya tekanan air dinamakan ….a. sirip c. gurat sisib. ekor d. sisik9. Sebagai bukti terjadinya penyesuaian makhluk hidup terhadap lingkungan yang dilakukan oleh unta adalah ….a. mampu bertahan di tempat yang basahb. mampu menghemat air sampai 40%c. mampu mengubah pangkal kakid. mampu berdiam di tempat yang tidak beralas10. Individu yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan lingkungan akan berakibat ….a. kuat badannyab. punahc. melahirkan keturunan barud. kemandulan11. Hal berikut ini yang tidak dilakukan oleh makhluk hidup untuk kelangsungan hidupnya adalah ….a. berkembangbiakb. adaptasic. seleksi alamd. evolusi12. Faktor makanan dapat mengubah struktur tubuh makhluk hidup. Keadaan ini mencolok pada organ ….a. kaki pada katakb. bulu-bulu tubuh mamaliac. paruh pada burungd. sisik pada tubuh reptil13. Usaha untuk menghindari gangguan musuh, makhluk hidup berusaha untuk mengubah warna tubuhnya sesuai dengan keadaan lingkungannya. Perubahan warna tubuh tersebut terjadi dalam waktu relatif lama dan termasuk ….a. evolusi c. adaptasi b. mimikri d. mutasi14. Evolusi jarang terjadi pada makhluk hidup yang berkembang biak dengan cara vegetatif. Hal ini disebabkan makhluk hidup yang berkembang biak dengan cara vegetatif ....a. dapat menurunkan turunannya yang bervariasib. mempunyai turunan yang sama dari generasi ke generasic. mudah beradaptasi terhadap lingkungannyad. hanya dapat menurunkan turunan jika mengadakan perkawinan dalam satu spesies 15. Untuk mengambil oksigen dari lingkungannya tumbuhan kayu api membentuk ….a. akar napasb. akar tunjangc. akar gantungd. akar serabut
kelangsungan hidup organisme melalui kemampuan bereproduksi