🦧 Cara Menurunkan Ampere Accu
Sebuahsistem rangkaian listrik dan rangkaian elektronik tidak akan dapat bekerja tanpa adanya sumber listrik yang dapat berupa tegangan listrik AC (bolak-balik) atau tegangan listrik DC (searah). Sumber listrik yang paling sering kita lihat adalah sumber tegangan AC 220-240V dari PT. PLN (Perusahaan Listrik Negara).
Ketikadinamo alternator mobilku pengisiannya bermasalah saya sempat konsultasi dengan orang bengkel rekomendasian teman di komunitas Mazda UC1400.Dinamo jalan yang terpasang di mobilku waktu itu pakai punya nissan yang nilai ampere nya lebih besar ketimbang dinamo original MR90 yang hanya 40A, dan batterey yang terpasang 60A.
Demikianmateri Fisika Kelas 10 Bab Listri Dinamis, meliputi hukum Ohm, Hukum Kirchoff, Muatan listrik, arus listrik, sumber arus listrik, gaya gerak listrik (GGL), dan daya hantar listrik. Semoga bermanfaat. Masukkan Komentar.
Untukperangkat laptop, adaptor sering disebut sebagai charger. Sederhananya , charger merupakan alat yang berfungsi untuk mengisi dan menyimpan muatan listrik terhadap catu daya (baterai / aki) untuk mengalirkannya ke perangkat elektronik. Sementara adaptor merupakan alat yang berfungsi mensupply daya langsung ke perangkat elektronik tersebut.
CaraBelajar elektronika digital yang sangat mudah dimengerti, IC 78xx maupun LM317 umumnya memiliki rating arus beban maksimum berkisar 1 Ampere, sehingga untuk melayani arus yang lebih dari 1 Ampere diperlukan rangkaian driver arus seperti berikut ini : Menurunkan tegangan dengan linear device semacam 78xx , keebihan tegangan akan
H2mengurangi getaran (knocking), memperpanjang waktu ignitasi/pengapian sehingga seluruh fuel terbakar sempurna, meningkatkan torsi, menepatkan compresi ratio, mengurangi CO2,membersihkan ruang bakar menambah power, menurunkan temperature, dan karena efisiensi mesin meningkat, akan menambah jarak tempuhnya antara 20-40% ; jadi
Chargeraki ini hanya menggunakan sebuah transformator (trafo) step down 12 volt 5 ampere, kapasitor 2200 mikrofarad 25 volt (makruh hukumnya), amperemeter 5 ampere dan dua dioda 1N4007. 1. Trafo Carilah trafo step down 12 volt, cara kerjanya adalah menurunkan tegangan PLN 220 Volt menjadi 12 volt.
Bagiyang penasaran, silakan beli dua dioda 6 ampere dan sebiji elko 2,5 mikro farad. Di toko elektronik, paling mahal Rp 6.000. Di toko elektronik, paling mahal Rp 6.000. Sediakan juga solder dan timah.
ContohSoal dan Jawaban Rangkaian Listrik. 1. Dua buah benda bermuatan listrik sejenis, tolak menolak dengan gaya sebesar F. Jika jarak kedua muatan didekatkan menjadi 1/4 kali semula, maka gaya tolak menolak antara kedua muatan tersebut menjadi. (A) 1/16 F.
. Rangkaian Charger Aki / Accu Kali ini saya akan membahas tentang “Bagaimana cara mengecas aki?” Charger aki ini hanya menggunakan sebuah transformator trafo step down 12 volt 5 ampere, kapasitor 2200 mikrofarad 25 volt makruh hukumnya, amperemeter 5 ampere dan dua dioda 1N4007. Berikut adalah rangkaiannya 1. Trafo Carilah trafo step down 12 volt, cara kerjanya adalah menurunkan tegangan PLN 220 Volt menjadi 12 volt. Trafo berfungsi sebagai penyuplai daya listrik untuk mengecas daya listrik aki. Ampere trafo disesuaikan dengan ampere aki. AMPERE TRAFO SEBAIKNYA 10% DARI AMPERE AKI! Jadi kalau aki berdaya 12 Volt 50 Ampere, pakailah trafo stepdown yang berdaya 12 volt 5 Ampere. Sebenarnya bisa2 aja pake ampere yang lebih besar, emang jadi lebih cepet tu ngisi daya akinya, tapi akinya juga lebih cepet rusak. Oiya, pengecesan dengan daya 10% lebih kecil dari aki dilakukan selama 10 JAM. 2. Dioda Keluaran output trafo adalah arus AC alternating current atau arus bolak-balik, sedangkan aki ber arus DC direct current atau arus searah. Maka diperlukan komponen elektronik untuk menyearahkan arus AC tersebut, yak yaitu dioda. Sebenernya dioda ini seperti kiprok pada kendaraan, tapi pada kendaraan dioda yang digunakan adalah dioda bridge 4 dioda, sedangkan disini cukup pake 2 buah dioda yang serinya 1N4001, atau 1N4002, atau 1N 4007 atau lainnya yang memiliki kemapuan diatas ketiga dioda yang disebutkan. 3. Amperemeter Amperemeter atau ammeter adalah alat ukur arus listrik. Dipasang secara serial pada rangkaian kelistrikan. Di rangkaian charger aki ini diperlukan amperemeter sebagai indikator “sudah penuh belum ya itu muatan listrik aki??” Ketika aki belum penuh, pembacaan pada ammeter menunjukkan angka 1-3 A. Jika aki sudah penuh pembacaan ammeter mendekati angka 0 nol. Pada saat ini, aki harus dicabut dari rangkaian charger. 4. Kapasitor Penggunaan kapasitor dalam rangkaian charger adalah makruh hukumnya. Mengapa makruh? ya karena tidak wajib, kenapa tidak wajib? karena aki sendiri merupakan kapasitor raksasa. Ya jadi terserah mau diaplikasikan atau tidak. Tapi sebaiknya dipasang juga gapapa, itung2 buat perata arus, dan bisa membuat hati tenang, yah kaya jimat aja. Pasang aja, ga mahal2 amat kok. Selamat mencobaaa… By Farza Nurifan
PANDUAN MEMILIH Cas aki TERBAIKYANG SESUAI KEBUTUHAN Tegangan aki pada umumnya 12 volt. Tetapi pada beberapa mobil 24 volt. Demikian pula kapasitas aki mobil secara umum 40 Ampere. Kedua faktor ini mempengaruhi charger aki yang kita butuhkan dan juga lamanya waktu pengisian baterai mobil. Apakah isinya tinggal 80% atau benar-benar kosong ? CARA KERJA CHARGER AKI MOBIL Secara sederhana, cara kerja charger aki portable sama dengan cara kerja alternator mobil. Alat ini merubah tegangan AC menjadi tegangan DC. Dari 220 volt menjadi 12 volt/24 volt. Ampere adalah kecepatan arus atau kecepatan pengisian. Semakin besar amper-nya semakin besar pula arus listrik yang mengalir. Seperti kita mengisi air di bak mandi kita. Semakin deras aliran airnya, semakin cepat penuh pula bak mandinya. Air yang mengalir deras akan membuat gejolak dan ombak dalam bak mandi kita. Demikian pula dengan arus yang besar akan membuat aki lebih cepat panas pula. Perbedaan Charger Aki 2A - 6A - 10A Secara umum, ampere yang terlalu besar tidak serta-merta merusak aki. Tetapi merusak aki secara perlahan. Tidak apa-apa sesekali mengisi aki dengan fast charging. Yang tidak boleh adalah secara terus menerus. Lagipula charger aki sekarang ini sudah memiliki chip smart charging yang dapat menyesuaikan ampere dengan kapasitas aki. Ketika aki benar-benar kosong, maka chip akan mengisi dengan ampere besar. Setelah itu ampere nya akan menurunkan mengikuti kapasitas aki. Katakanlah, ketika kapasitas aki 90%, kecepatan arus yang tadinya 6 ampere, sekarang turun menjadi 1 ampere. Disinilah perbedaan charger aki 2 ampere dengan 6 ampere. Mengisi aki kosong dengan charger 2 ampere akan membuat charger cepat rusak. Karena ketika aki membutuhkan arus 6 ampere, charger hanya bisa memberikan 2 ampere. Chargernya akan bekerja keras dalam waktu lama dan menjadi panas. Semua alat elektronik tidak di disain untuk bekerja pada kapasitas maksimalnya dalam waktu lama. Sebagai contoh, kapasitas maksimal charger aki 2 ampere di 1,5 ampere meskipun mampu 2 ampere. Untuk charger aki 6 ampere di 4,5 ampere. Atau ¾ kapasitas maksimalnya. Standar charger aki mobil adalah 6A. Sedangkan standar charger aki motor adalah 2A. Apakah bisa mencas aki motor dengan charger 6A ? Bisa, tetapi perlu kita awasi karena ada kemungkinan chip charger aki kita salah mengidentifikasi kapasitas aki motor itu tadi. Dan memang di lapangan sering terjadi seperti itu. Ciri-cirinya aki cepat sekali panas. Jika kondisi ini dibiarkan, aki akan melembung dan bisa jadi meledak karena kebesaran arus. Tetapi kejadian seperti ini jarang terjadi. Apakah charger accu 10A lebih baik daripada 6A ? Tergantung dari definisi kata "baik" tersebut. Bagus dalam arti apa ? 10A lebih cepat mengisi aki sampai penuh daripada 6A ? Tidak juga, karena charger aki sekarang rata-rata sudah smart charging. Mereka memiliki kemampuan untuk mendeteksi isi aki. Jika aki kosong, maka ampere-nya besar kemudian menurun. Ampere besar, katakanlah 10A dengan 6A mempunyai efek samping. Panas ! Arus listrik yang besar menghasilkan panas. Dan panas diatas 40 C akan merusakkan aki dalam jangka waktu lama. Panas juga menguapkan cairan aki. Bayangkan, betapa merusaknya kombinasi panas dan air habis. Charger aki 10A di disain untuk Aki kapasitas 100 Ampere. Charger aki 6A di disain untuk aki kapasitas 60 Ampere. Setiap produk di disain sesuai dengan peruntukannya. Memang charger 10A memang lebih baik dalam hal komponen produknya jika dibandingkan dengan 6A. Materialnya juga lebih kuat. Tetapi secara kapasitas, menggunakan charger 10A untuk aki mobil Xenia, Avanza dan mobil sekelasnya itu sia-sia. Rata-rata mobil MPV menggunakan aki 45-50 Ampere. Secara teknis, charger 6 ampere sudah ideal. Baik itu kondisi aki benar-benar kosong atau tinggal separuh. Lagipula, dinamo ampere yang digunakan biasanya juga 60-80 Ampere. Kok besar kapasitasnya ? Karena ada yang namanya konversi energi. Efisiensi alternator hanya 60-80%. Artinya, dinamo ampere 60A tidak benar-benar bisa menghasilkan 60 Ampere. Paling hanya 48 Ampere. Dan output alternator ini berdasarkan RPM mobil kita. Idealnya mulai RPM. HUBUNGAN AKI SOAK DAN ALTERNATOR Berbicara mengenai sistem kelistrikan mobil itu banyak faktornya. Karena sifat mobil itu dinamis, bukan statis atau konstan. Ada yang rute-nya pendek dan ada juga yang rute-nya panjang. Ada yang suka ngebut dan juga ada yang kayak siput. Jarak tempuh kita sehari-hari juga mempengaruhi pengisian aki mobil. Mengendarai mobil 10 km perhari hanya mengisi aki sedikit. Apalagi jika jalannya 40 Km/jam. Kapasitas maksimal dinamo ampere berada di RPM Artinya ketika kita memacu mobil kita, pengecasan aki baru maksimal. Akan ada kondisi aki soak meskipun mobil dipakai setiap hari. Walaupun aki dan dinamo ampere-nya normal. Masalahnya karena jarak tempuhnya kurang. Solusinya mobil harus sering dipakai jalan-jalan. Atau beli charger aki 2A. Dicas seminggu sekali, minimal 4 jam. Aki yang penuh lebih awet daripada aki yang tidak penuh. Karena spesifikasi aki memang seperti itu. Di dalam aki ada plat timah tempat listrik elektron menempel. Ada timah positif dan timah negatif. Elektron bergerak dari timah positif ke timah negatif. Lalu dari timah negatif ke timah positif. Ketika aki soak, elektron tidak bisa menempel ke timah positif. Kenapa ? Karena lempengannya kotor. Karena lempengannya rusak/hancur. Karena air akinya encer. Banyak faktor. Tetapi pada intinya ada masalah pada cell plat aki. Di dalam aki ada 6 lubang yang masing-masing berisi cell aki. Setiap sel aki memiliki tegangan 2,1V. Sel-sel aki ini dihubungkan secara seri sehingga total outputnya adalah 12,6 volt. Dengan kata lain, ketika aki penuh, avometer akan menunjukkan angka 12,6. Ketika aki tinggal 80%, maka tegangannya adalah 12,4 volt. Jika voltase aki 10,5 volt berarti ada sel yang putus. Tegangan yang diperlukan mobil adalah 12 volt. Aki dengan tegangan 10,5 volt tidak akan bisa mensupply kebutuhan listrik mobil. Percuma di cas karena tegangannya akan kembali ke 10,5 volt lagi. Apakah bisa diperbaiki ? Bisa. Cara memperbaiki aki yang tegangannya kurang dari 12 volt adalah menyambung sel yang putus. Aki harus dibongkar total. Jika umurnya kurang dari setahun, diklaim garansi ke tokonya. Jika lebih dari tiga tahun resikonya 50-50 antara beli baru dan diperbaiki. Karena pasti ada sesuatu yang fatal yang memutuskan sel aki. Jika aki memang sparepart yang harus diganti berkala, mengapa mobil harus ada akinya ? Untuk starter mobil / menyalakan mobil pertama kali. Stabilisator kelistrikan mobil Sumber energi cadangan Semua kendaraan bermotor memerlukan listrik, selain bensin. Listrik digunakan untuk pengapian, membakar bensin yang akan menggerakkan piston. Dan kebutuhannya besar. Karena itu ketika mobil sudah menyala, listriknya di supply oleh dinamo ampere. Tanpa aki, tidak ada penggerak pertama. Mobil yang sudah menyala tidak membutuhkan aki lagi. Kita bisa menyalakan mobil transmisi manual dengan cara mendorongnya. Tekan kopling, ketika mobil sudah berjalan, lepaskan. Jreeng ! Mobilnya menyala. Ada yang namanya dinamo starter mobil. Alat inilah yang menghabiskan aki. Diputar sekali pada waktu start mobil. Dan mobil jaman sekarang, transmisi matic, harus dihidupkan melalui dinamo starter. Ketika aki soak, pilihannya hanya dijumper, dicas atau ganti aki baru. CARA MENGGUNAKAN CHARGER AKI MOBIL Keraguan semua pemilik mobil sebelum mengganti aki baru biasanya sama Apakah aki saya benar-benar rusak ? Apakah aki saya masih bisa diperbaiki ? Mengapa aki saya bisa rusak ? Ada dua kerusakan pada aki mobil Sel aki putus, gejalanya terlihat jelas. Volatase aki dibawah 12v, mendekati 10,5V Aki tidak bisa menyimpan listrik. Gejalanya samar-samar. Voltase bisa 12,5V tapi beberapa hari kemudian turun dibawah 12V Idealnya, setelah di charge penuh. Kita cek lagi tegangan aki 2 jam setelahnya. Jika voltase-nya di angka yang sama. Coba cek kembali besok. Tetapi jika voltase di bawah 10,5 volt, sudah pasti sel aki rusak. Tidak perlu ragu untuk ganti aki baru. Aki yang tidak bisa menyimpan listrik masih bisa diperbaiki dengan cara cuci aki. Caranya Kosongkan aki Isi aki dengan air panas, setelah mendidih dimatikan. Pastikan airnya sesuai garis min-max Biarkan selama 5 menit, lalu kocok-kocok aki supaya kotorannya rontok. Kosongkan kembali aki. Isi lagi dengan air panas, rendam dan kocok-kocok sampai air yang tadinya kotor menjadi agak bersih Isi kembali air aki dengan menggunakan air zuur, biasanya air aki tutup merah. Charge aki Apakah cuci aki ini bisa memperbaiki aki soak ? Tergantung kerusakannya, bisa iya dan bisa tidak. Banyak faktornya, tetapi cuci aki sesuai dengan sistem kerja aki. Kotoran yang menghalangi elektron menempel di timah sudah dibersihkan sehingga dapat menempel kembali. Jika kotoran tadi menggerogoti sel aki, akibatnya kapasitas aki berkurang. Bisa 1 mah atau bisa juga 10 mah. Tidak bisa tahu sebelum dibongkar. Dicoba saja buat starter mobil. Jika bisa menyalakan mobil maka kapasitasnya tidak berkurang banyak. Bisa bertahan berapa lama ? Bisa 3 bulan, bisa juga 6 bulan. Atau mungkin setahun lebih. Aki mobil adalah sparepart yang harus dalam kondisi 100%. Isinya harus selalu penuh. Tidak boleh 90%, apalagi dibawah itu. Maka tidak heran jika pada masa PPKM lalu, banyak mobil yang aki nya soak. Strum aki itu bisa berkurang sendiri. Meskipun aki dilepas, pada jangka waktu tertentu aki akan kehilangan isinya. Di sinilah perbedaan aki murah dengan aki mahal. Aki yang mahal menggunakan sel aki yang lebih baik. Sehingga dapat menyimpan listrik lebih lama. Aki kering lebih kuat daripada aki basah. Dan aki gel lebih kuat daripada aki kering. Karena cairan aki basah bersifat asam. Tentu saja, segala sesuatu yang bersifat asam cenderung merusak. Tetapi cairan ini penting bagi aki agar bisa menghasilkan energi listrik. Aki menggunakan reaksi kimia untuk menghasilkan listrik. Dan setiap reaksi kimia selalu meninggalkan residu yang bersifat merusak. Ketika terlalu banyak ion negatif dalam tubuh manusia, maka kita jatuh sakit. Demikian pula ketika terlalu banyak ion negatif di dalam aki, maka aki akan rusak. Jangan sering-sering membiarkan aki mobil kosong. Dipakai buat jalan-jalan atau dicas dengan charger aki. KESIMPULAN Charger aki ideal untuk mobil itu kapasitas 6A, sementara untuk motor 2A. Bagaimana kalo harus pilih salah satu ? Jika anda lebih sering pergi naik motor daripada mobil, maka beli yang 6A. Tetapi jika anda lebih sering naik mobil maka beli yang kapasitas 2A. Pada intinya beli 2A atau 6A tidak menyebabkan aki rusak atau meledak. Perbedaannya hanya pada cepat atau lambat pengisian aki. Kan hampir semua charger aki memiliki kemampuan smart charging yang menyesuaikan arus dengan kapasitas aki. Peralatan Charger Aki 12V 2A - 6A 12 Volt 2A atau 6A. Ada LCD display, kipas pendingin dan chipset penstabil arus anti konsleting.
Dimulai oleh anes3003, November 04, 2008, 081059 AM sebelumnya - berikutnya »0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini. Halo semua,Baru kemarin saya beli piringan lampu led camping di toko elektronik Rp. 35rb, 27 buah led terang seperti senter led yang tersedia dipasaran, input standarnya adalah 4 buah baterai logika 4 buah baterai AA = x 4 = 6V maka saya mencoba copot satu lednya untuk testing kemudian dihubungkan ke aki cas Panasonic 6V dengan harapan bisa mendapat terang yang lebih lama.. Tapi sayang dalam hitungan detik led tersebut ini tidak terjadi dengan lampu disco led standar, saya coba satu dengan aki cas tersebut tetapi dalam waktu yang lama tidak terjadi insting newbie saya, hal itu disebabkan oleh arus yang terlalu besar dari aki cas Panasonic bagaimana cara membuat rangkaian sederhana untuk menurunkan arus tersebut menjadi asumsi saya arus 1 baterai AA 700mA x 4 = KutipMenurut insting newbie saya, hal itu disebabkan oleh arus yang terlalu besar dari aki cas Panasonic bagaimana cara membuat rangkaian sederhana untuk menurunkan arus tersebut menjadi bukan arus nya yang terlalu besar. tetapi tegangannya..., jika tegangan melebihi 6V tentu akan merusak led itu sendiri, mengenai arus tidak ada masalah. walaupun di hubungkan dengan aki 6V 10Ah, itu tidak menjadi masalah dan tidak membuat led rusak. karena led hanya mengkonsumsi arus yang di butuhkan, semakin kecil arus yang di butuhkan maka akan semakil lama nyala led nya jika di hubungkan dengan tolong di cek lagi tegangan output nya..., saya yakin yang bermasalah adalah tegangannya.., bukan Arusnya yang Anes3003 Salam kenal Anes....!Benar sekali apa yang dijelaskan oleh Jupiter. Yang akan merusak perangkat elektronik adalah tegangan yang tulisan berarti, sumber listrik tersebut akan membutuhkan arus sebesar A dalam waktu satu jam 1 hour. CMIIWKutip dari anes3003 pada November 04, 2008, 081059 AM* asumsi saya arus 1 baterai AA 700mA x 4 = baterai yang dihubungkan secara seri. Adalah benar jika Anda mengatakan tegangan total baterai akan sama dengan jumlah tegangan masing-masing baterai. Jika ada 4 baterai, masing-masing V, maka tegangan totalnya = 6 tidak demikian untuk arusnya. Jika sebuah sumber listrik dihubungkan seri, maka arus totalnya akan sama dengan arus pada masing-masing sumber listrik. Jadi kalau masing-masing baterai memiliki arus 700mA, maka ketika 4 buah baterai dihubungkan seri, Arus totalnya akan tetap 700mA. Menuju Indonesia sebagai THE COUNTRY MASTER OF TECHNOLOGY, 2030 Kutip dari anes3003 pada November 04, 2008, 081059 AM....Dengan logika 4 buah baterai AA = x 4 = 6V maka saya mencoba copot satu lednya untuk testing kemudian dihubungkan ke aki cas Panasonic 6V dengan harapan bisa mendapat terang yang lebih lama.. Tapi sayang dalam hitungan detik led tersebut rusak....keliatannya masalahnya karena yang di-test cuma satu deh... led nya dicabutmungkin lampunya didisain dengan sumber 6V tetapi dengan hambatan seluruh led, bukan satusaya prediksi konfigurasi led nya ialah seri, karena pas dicabut satu dan yang satu di-tes di 6V ternyata "terbakar"/kelebihan arussimple aja, I = V/Rhambatan 1 led tentu saja 1/27-nya 27 led jika disusun seri, makanya mengalir arus 27 kali lipat dari normal -> jebolcoba aja pasang ke-27 led ga usah dicopot satu ke accu 6Vkalo ternyata masih jebol ga tau ah.........kabur coba menjawab dengan pengetahuan yg ada di otak.........kalau memang mau menggunakan 1 LED, coba ditambahkan 1 resistor. untuk hasil terang LED yg seperti yang didambakan, pakai variable resistor, jadi bisa di set ke intensitas cahaya yang dari jupiter pada November 14, 2008, 122528 PMsebenarnya bukan arus nya yang terlalu besar. tetapi tegangannya..., jika tegangan melebihi 6V tentu akan merusak led itu sendiri, mengenai arus tidak ada masalah. walaupun di hubungkan dengan aki 6V 10Ah, itu tidak menjadi masalah dan tidak membuat led rusak. karena led hanya mengkonsumsi arus yang di butuhkan, semakin kecil arus yang di butuhkan maka akan semakil lama nyala led nya jika di hubungkan dengan pakai LED dengan tegangan maksimumnya lebih besar dari tegangan input aki tersebut 6Vsepengatahuan saya, LED memiliki beberapa tegangan variasi. Playing a lion being led to a cageI turn from surreal to seclusionFrom love to disdainFrom belief to delusionFrom a thief to a beggar From a god to God save me Kutip dari ksatriabajuhitam pada Desember 05, 2008, 101951 PMKutip dari anes3003 pada November 04, 2008, 081059 AM....Dengan logika 4 buah baterai AA = x 4 = 6V maka saya mencoba copot satu lednya untuk testing kemudian dihubungkan ke aki cas Panasonic 6V dengan harapan bisa mendapat terang yang lebih lama.. Tapi sayang dalam hitungan detik led tersebut rusak....keliatannya masalahnya karena yang di-test cuma satu deh... led nya dicabutmungkin lampunya didisain dengan sumber 6V tetapi dengan hambatan seluruh led, bukan satusaya prediksi konfigurasi led nya ialah seri, karena pas dicabut satu dan yang satu di-tes di 6V ternyata "terbakar"/kelebihan arussimple aja, I = V/Rhambatan 1 led tentu saja 1/27-nya 27 led jika disusun seri, makanya mengalir arus 27 kali lipat dari normal -> jebolcoba aja pasang ke-27 led ga usah dicopot satu ke accu 6Vkalo ternyata masih jebol ga tau ah.........kabur betul sekali coba nambahin susunan led tersebut biasanya disusun secara seri paralel bukan seri saja dan memang di disain untuk beroperasi pada arus dan tegangan tertentu.. arus memang berhubungan dengan tegangan seperti yg dijelaskan diatas I = V/R jadi yang merusak led itu adalah I karena nilai R yang tidak sesuai. Jika nilai R sesuai maka dengan V tertentu akan menghasilkan I yang sesuai dengan daerah kerja LED. LED standard daerah operasi kerja normalnya antara 10ma sampai dengan 20ma dan bila dari tegangan 6V LED membutuhkan nilai I=15ma diambil nilai tengah dari daerah kerja LED maka ya tinggal R=V/Iketemu deh nilai R untuk LED tunggal.. hitungan kasar misal I=15ma V=6V R=?R=V/I=400ohm.. kasih aja nilai yg dekat dngn aja dan dijamin ga gosong mo pake 20Ah jg gpp.. built-in double watchdog! ^^" *Problem Solved* Yah walopun telat GPP lah...Dari berbagai kutipan KutipDengan logika 4 buah baterai AA = x 4 = 6V maka saya mencoba copot satu lednya untuk testing kemudian dihubungkan ke aki cas Panasonic 6V Hal ini tidak terjadi dengan lampu disco led standar, Menurut insting newbie saya, hal itu disebabkan oleh arus yang terlalu besar Nah bagaimana cara membuat rangkaian sederhana untuk menurunkan arus tersebut menjadi saya, Ya memang karena tegangan berlebihan bukan karena di hubung seri maka arusnya tetap tidak bertambah yaitu 700mA teoriKenyataanya justru terjadi pengurangan arus. Semakin banyak baterai dihubung seri arus semakin kecil karena setiap baterai memiliki tahanan internal. Apalagi jika ada baterai jelasnya dipaling bawah tulisan berarti, sumber listrik tersebut akan membutuhkan arus sebesar A dalam waktu satu jam 1 hour. CMIIWMenurutku ini kurang menggunakan Aki Baterai tersebut, Ampere per hour berarti aki tersebut dapat mengalirkan arus secara konstan Ampere selama sejam, lebih dari sejam akan mengalami penurunan saat mencharge / mencas, maksudnya Aki tersebut membutuhkan arus konstan sebesar Ampere agar penuh dalam waktu 1 kalo ingin dicas penuh selama 5 jam berarti Ah dibagi Ah / 5 = Ah arus konstan yang diberikan ampere.Kutipkalau memang mau menggunakan 1 LED, coba ditambahkan 1 resistor. untuk hasil terang LED yg seperti yang didambakan, pakai variable resistor, jadi bisa di set ke intensitas cahaya yang salah 1 cara yang efektif untuk mencoba dan mengetahui penyebab terbakarnya LED, selain itu juga cara mengetahui arus maksimum saat LED terang mencoba dengan VR Variabel Resistor jangan lupa mulai dari tahanan terbesar led tersebut biasanya disusun secara seri paralel bukan seri saja dan memang di disain untuk beroperasi pada arus dan tegangan tertentu..Rancangan Seri Paralel biasa digunakan untuk rangkaian yang membutuhkan LED yang banyak untuk mengurangi penggunaan di rancang seri secara keseluruhan maka akan ada LED yang terang sekali dan ada LED yang redup sekali. terjadi pengurangan arus setiap LED padahal secara teori, hukum rangkaian seri adalah arus seharusnya sama untuk setiap LEDJika dirancang paralel secara keseluruhan maka setiap LED harus dipasangi resistor agar tidak merusak LED.//-Penyebab LED terbakar adalah tegangannya karena LED tidak dihubungkan secara seri dengan tahanan. Seluruh tegangan dan arus diterima langsung oleh LED sehingga rusak dan berikan tegangan 12 Vdc saya jamin tidak rusak jika diseri dengan sebuah resistor dengan catatan resistor tersebut sesuai Misal 10 Kohm 1 watt.Hal tersebut karena teori pembagian tegangan pada rangkaian pada gambarnya lainTegangan terbesar diambil oleh tahanan terbesar dan Arus terbesar akan diambil oleh tahanan terkecil aplikasi praktis.Dari gambar tersebut sebagian besar tegangan dari sumber terdapat pada resistor dan sisanya pada LED. Jadi resistor ini berfungsi sebagai pelindung coba-nya dengan mengganti nilai resistor hingga LED nyala maksimum dan resistor tidak panas 3K3 Ohm, 1 Kohm, 470 ohm, 300 ohm, 100 ohm. Daya dari resistor juga mempengaruhi panas tidaknya besar arus yang mengalir di rangkaian maka daya pada resistor harus makin ada di pasaran biasanya kalau kita beli resistor = 560 ohm 1/4 watt, 1/2 watt. 1 watt, 5 watt, pengalaman pribadi Saya sudah pernah mencoba bikin seven segmen dengan LED, 5 buah LED di seri + di seri 1 buah resistor 560 ohm 1/2 watt dengan tegangan 24V DC, dan 5 buah LED tidak putus tetapi resistornya panas banget. Terus saya ganti pakai resistor 560 ohm 1 watt dan OKe, sampai sekarang LED nya masih nyala dan resistornya tidak panas. Kutip dari cartiman pada Juli 03, 2009, 084120 AMCerita pengalaman pribadi ..........................Wkkk.. ada pengalaman pribadi ma si resistor dia. Di apain aja ?? wkk Wah kalo coba-coba ganti-ganti resistor kurang afdol = I x RP = V x ITegangan V = 24 Vdc kemudian tahanan total 5 LED dan 1 resistor 560 ohm anggap R = 560 ohmjadiI = 24 / 560 ampereI = 0,0428 ampere = 42,5 mA gunakan amperemeter digital biar yakin.P = V x IP = 24 x 0,0428P = 1,02857 harusnya sejak awal memang menggunakan resistor 1 watt, coba barang mahal d coba-coba tar rusak hayooooo.. Bukannya LED itu setara dengan 2 dioda silikon terseri, kira-kira bisa hidup dengan tegangan kalau ditembak tegangan terlalu hugh, dengan improper barier resistor ya hot-explode lebih baik menggunakan konsumsi arus besar tetapi tegangan pada toleransi diatas kebutuhan, dari pada menggunakan tegangan puluhan kali terlalu tinggi tetapi arus minim... gabung ahh... kl mo nurunin arus, pke rumus pembagi arus ja... besok2 neh,, kl mo ngetes LED, cukup pke multimeter ja..... Dear rekans,sorry membangkitkan thread yang sudah lama/ saya ada pertanyaan nih. Saya ada AC-DC Adaptor dengan spekInput 100-240VAC, 50/60Hz, 2AOutput 12V 5V ini saya coba pakai untuk memutar DC fan dengan spek 12V tidak bisa, apakah berarti arus/current yang keluar dari adaptor terlalu tinggi untuk fan tersebut? Bagaimana cara menurunkan arus/current dari adaptor tersebut agar fan tersebut bisa jalan/berputar?thx n rgds,albert
cara menurunkan ampere accu